Share
Desainer Legendaris Asal Italia Roberto Cavalli Hembuskan Napas Terakhirnya pada Usia 83 Tahun
Putrika Annaya Salsabila
16 April 2024

“Fashion that is not crazy is not fashion.” - Roberto Cavalli


Dunia mode meratapi kepergian salah satu ikonnya, Roberto Cavalli, desainer mode Italia yang mengukir namanya dengan gaya glamornya yang khas, pada usia 83 tahun.

Jenamanya, yang terkenal dengan gaya eksentriknya, mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui sebuah pernyataan yang diunggah di media sosial yang menyebutkan, "kehidupan Roberto Cavalli yang dipersembahkan dengan cinta."

"Warisan kreativitas Roberto Cavalli akan terus hidup, begitu juga dengan cintanya terhadap alam dan keluarganya yang sangat dia cintai," demikian bunyi pernyataan tersebut, yang menggambarkan betapa besar pengaruh Cavalli dalam industri mode.

Roberto Cavalli 1

Cavalli lahir di kota seni Florence pada tahun 1940, dan memulai perjalanan kreatifnya dengan mengeksplorasi seni di Akademi Seni Florence. Di sana, ia mulai bereksperimen dengan lukisan, patchwork, dan tekstil, menimba inspirasi dari kakeknya yang terkenal sebagai pelukis terkemuka.

Pada tahun 1970, Cavalli memperkenalkan koleksi pertamanya di Paris, sebelum akhirnya debut di panggung catwalk di Firenze dan Milan pada tahun 1972. Kecintaannya pada alam dan motif hewan liar menciptakan estetika flamboyan yang menjadi ciri khasnya, membedakannya di antara desainer lainnya.

Roberto Cavalli 2

Salah satu inovasi terbesarnya adalah teknik cetak kulit yang revolusioner, yang membuatnya mendapat perhatian dari jenama-jenama bergengsi seperti Hermès dan Pierre Cardin. Namun, bukan hanya motif hewan yang membuat Cavalli dikenal luas, melainkan juga bakatnya dalam memadukan bahan-bahan yang berani dan tekstur yang beragam, menciptakan gaun-gaun mewah yang mempesona.

Selain menjadi desainer terkemuka, Cavalli juga dikenal sebagai pengusaha yang berbakat. Ia membuka butik pertamanya di Saint-Tropez pada tahun 1972, menandai awal dari ekspansi global jenamanya. Ia juga merambah ke dunia hiburan dengan mendirikan klub Just Cavalli di Milan, yang menjadi tempat nongkrong yang populer bagi para selebriti dan pencinta mode.

Roberto Cavalli 3

Pada tahun 1990-an, Cavalli merevolusi industri denim dengan berbagai inovasi, termasuk celana jeans stretch yang nyaman dan teknik sand-blasting untuk menciptakan efek usang pada pakaian denim. Di samping motif hewan dan kulit intarsia, denim menjadi elemen kunci dari gaya khasnya, yang menginspirasi pendirian brand offshoot Just Cavalli pada tahun 1998.

Pada tahun 2000-an, Cavalli terus mengukir namanya dalam industri mode dengan meluncurkan koleksi high street pertamanya bersama H&M pada tahun 2007. Ia juga memperluas jangkauan bisnisnya ke industri minuman beralkohol dengan meluncurkan brand vodka di AS pada tahun 2005.

Roberto Cavalli 4

Meskipun Cavalli pensiun dari jenamanya pada tahun 2015, warisannya tetap hidup melalui karya-karya yang abadi dan inspiratif. Brand-nya, yang kini dipegang oleh perusahaan investasi swasta berbasis Dubai, terus mengeksplorasi batas-batas kreativitas dengan menghadirkan desain-desain yang menggoda imajinasi.

Fausto Puglisi, desainer yang saat ini memimpin label tersebut, menyampaikan penghormatan kepada Cavalli melalui unggahan Instagram, menggambarkan Cavalli sebagai sumber inspirasi yang tak tergantikan bagi dirinya.

Roberto Cavalli 5

“Roberto sayang, ragamu mungkin sudah tidak berada dengan kita, tapi aku tahu aku akan selalu merasakan jiwamu bersamaku. Suatu kehormatan besar dalam karierku untuk bekerja di bawah warisanmu dan menciptakan untuk jenama yang kamu bangun dengan sebuah visi dan gaya,” tulisnya, “Selamat beristirahat dengan tenang, kamu akan selalu dirindukan dan dicintai oleh banyak orang sehingga namamu akan selalu ada sebagai simbol inspirasi bagi semua orang, terutama aku.”