DBS Foundation Memilih SukkhaCitta dan Umumkan 23 Penerima Hibah Baru di Seluruh Asia
Bunga Revina
20 January 2023

SukkhaCitta peroleh dana hibah dari DBS Foundation untuk mengembangkan proyek kapas regeneratif ‘Mama Kapas’.


Bank DBS Indonesia melalui DBS Foundation mengumumkan peraih dana hibah dari program hibah tahunan andalannya ‘DBS Foundation Grant Programme 2022’ (DBSF Grant). Sebanyak tiga juta dolar Singapura akan disalurkan kepada 23 penerima hibah yang berada di kawasan Asia yang terdiri atas 15 wirausaha sosial (Social Enterprise/SE) dan delapan usaha kecil dan menengah (UKM/Small-and-Medium Enterprises/SME).

Dana hibah diberikan kepada pemenang dari enam negara, yaitu Singapura, Hong Kong, India, Taiwan dan Indonesia, untuk mempercepat dampak positif yang mereka hasilkan. Dari Indonesia, SukkhaCitta merupakan SE yang berhasil mewakili Indonesia untuk menerima dana hibah tahun ini. Ini merupakan kali kedua SukkhaCitta mendapatkan dana hibah dari DBS Foundation, setelah sebelumnya di tahun 2018 menerima dana hibah untuk pelatihan pengrajin lokal dan sertifikasi desa-desa.

Selain wirausaha sosial, untuk kali pertama, program DBSF Grant memberikan dana hibah kepada UKM yang ingin memulai transformasi berkelanjutan. Para penerima dana hibah akan bergabung dengan komunitas global DBS Foundation yang saat ini jumlahnya mencapai lebih dari 100 bisnis, untuk memberi dampak di pasar utama tempat DBS beroperasi.

Pengumuman pemenang DBSF Grant 2022 di Indonesia bertepatan dengan ‘DBSF SE & SME Meet Up’, acara pertemuan rutin setiap kuartal bagi SE dan SME yang pertama kali diselenggarakan secara offline setelah pandemi untuk berbagi ilmu dan pengalaman, serta membangun relasi. Pada acara ini, SukkhaCitta, SE yang bergerak di industri slow fashion untuk menciptakan perbaikan ekonomi kepada para perempuan pengrajin dan petani di pedesaan sambil menjaga kelestarian tradisi dan regenerasi bumi, membagikan pengalamannya sebagai SE perwakilan Indonesia yang terpilih menjadi penerima dana hibah DBSF Grant 2022.

Denica Riadini-Flesch selaku founder SukkhaCitta, menyampaikan, “Senang sekali karena tahun ini kami diberikan kepercayaan untuk menerima dana hibah dari DBSF Grant. Dana ini akan kami gunakan untuk riset dan pengembangan, terutama untuk proyek kapas regeneratif ‘Mama Kapas’, yang meliputi pelatihan dan field visit di beberapa wilayah Indonesia Timur, serta pengolahan kain kapas menjadi berbagai macam produk yang bisa dijual.”

Indonesia memiliki berbagai tantangan sosial, salah satunya pemberdayaan wanita dan penanganan dampak pencemaran terhadap lingkungan. SukkhaCitta hadir untuk untuk memberdayakan perempuan di pedesaan dengan memastikan para pekerja mendapatkan upah yang layak sambil merawat alam agar tidak tercemar. Selama tujuh tahun berdiri, SukkhaCitta berhasil membangun kesejahteraan wanita-wanita di desa yang sebagian besar adalah seorang ibu melalui peningkatan pendapatan mereka sebanyak 60 persen dan membantu lebih dari 1.400 anggota keluarga untuk memiliki kehidupan yang layak.

Selain dampak sosial, SukkhaCitta juga turut berkontribusi mengurangi jejak karbon dengan memangkas 25 metrik ton emisi gas rumah kaca serta mencegah lebih dari satu juta limbah air dengan menggunakan 100% pewarna alami untuk tiap pakaiannya. Ke depannya, SukkhaCitta berencana mengembangkan bisnisnya dengan menetapkan rantai pasok (supply chain) yang semakin kuat dan dapat diandalkan, selain untuk mencakup 100% kebutuhan mereka sendiri namun juga mempersiapkan bahan-bahan yang akan mulai dijual ke bisnis lain di tahun 2025.

“Sebagai bank yang digerakkan oleh tujuan positif atau purpose-driven, DBS Foundation bersama Bank DBS Indonesia memberikan dana hibah untuk mewujudkan pilar keberlanjutan ketiga kami, yaitu Create Impact Beyond Banking yang berupaya menghasilkan impact bagi masyarakat melalui dukungan dan kerja sama dengan SE. Kami berharap dana hibah yang diterima SukkhaCitta dapat mengakselerasi pertumbuhan bisnis mereka yang berupaya memberdayakan perempuan dan menjaga lingkungan. Pada momentum SE & SME Meet Up kali ini, kami sekaligus ingin merangkul SE dan SME yang bersemangat membangun bisnis dan bertransformasi menjadi lebih berkelanjutan untuk bertukar pikiran dan belajar bersama sehingga mereka dapat tumbuh dan berkontribusi lebih jauh dalam menyelesaikan permasalahan sosial yang menjadi fokus mereka,” ujar Mona Monika selaku Executive Director Head of Marketing Communications PT Bank DBS Indonesia.