Be part of the in-crowd to get the latest
luxury and lifestyle news delivered to your inbox.

Bisa Dirawat Dalam Ruangan, Simak 5 Tips Pelihara Pohon Bonsai

Design18 October 2021

By Annisa Indah

Bisa Dirawat Dalam Ruangan, Simak 5 Tips Pelihara Pohon Bonsai

Pohon bonsai yang tetap mungil sepanjang hidupnya ini sungguh menarik untuk dilihat dan dirawat, namun biasanya keindahannya dinikmati di luar ruangan. Bagi yang ingin merawat pohon miniatur ini di dalam ruangan, tetap memungkinkan dengan beberapa kiat berikut ini, agar tetap awet dan tumbuh dengan baik di dalam rumah Anda.


Dilansir dari realsimple.com, kata “bonsai” dapat diartikan sebagai "tumbuh di nampan atau wadah" dan mengacu pada semua jenis pohon yang disengaja agar bentuknya tetap miniature. Tradisi ini sudah ada sejak ribuan tahun lalu di Jepang, bahkan sering terlihat dalam berbagai karya seni kuno.

- Untuk pemula, pilihlah bonsai tropis
Umumnya, seni bonsai diperuntukkan untuk berbagai tanaman yang kuat, yang biasanya disimpan di luar ruangan. Jika Anda masih pemula, cobalah dengan bonsai tropis seperti ficus, schefflera, dwarf jade, dan serissa. Bonsai lainnya seperti juniper, pinus, dan pohon cemara tidak akan tumbuh subur dalam ruangan. Bonsai yang paling sering dilihat dalam pot dan tumbuh dalam bentuk melengkung adalah bonsai juniper, yang lebih cocok untuk dibudidayakan di luar ruangan.

- Cari spesialis bonsai dan belajar pada ahlinya
Ketika Anda memutuskan untuk membeli dan merawat bonsai, sebaiknya mencari pembibitan yang spesialis bonsai agar mendapat tanaman bonsai yang berkualitas baik, yang ditanam pada tanah berkualitas baik.
Untuk mendapatkan pelajaran cara merawat bonsai, Anda dapat mengikuti kursus online ataupun offline, serta mencari pengetahuan lewat forum-forum atau video YouTube.

- Posisikan tanaman bonsai di tempat terang
Letakkan bonsai di area rumah yang terang, namun tidak mendapat sinar matahari secara langsung. Sinar matahari yang terik dapat merusak bonsai.

- Pengairan secukupnya
Jagalah agar tanah tempat bonsai ditanam tetap lembab, juga agar pohon disemprot setiap hari, namun jangan terlalu banyak mengairinya. Penyiraman yang berlebihan adalah alasan paling umum penyebab kematian pohon bonsai.

- Penggunaan tanah dan pupuk yang tepat
Eric Schrader, seorang ahli bonsai di San Francisco, merekomendasikan campuran populer masing-masing sepertiga dari batu apung, scoria (batu lava), dan akadama (partikel seperti tanah liat yang ditambang di Jepang) untuk tanaman bonsai. Meskipun demikian, karena bonsai ditanam di wadah yang kecil dengan tanah yang bernutrisi rendah, akan membutuhkan pupuk agar tumbuh dengan baik. Dalam buku The Little Book of Bonsai, penulis Jonas Dupuich merekomendasikan untuk mencari pupuk dengan nitrogen, fosfor, dan kalium (N-P-K) dengan masing-masing nutrisi hingga 5 hingga 6 persen jika diperlukan.