Berlangsung di Tengah Krisis, Paris Fashion Week Sampaikan Pesan dan Simpati terhadap Ukraina
Dewi Anggriani Siregar
08 March 2022

Meski berlangsung di tengah krisis Rusia-Ukraina, Paris Fashion Week tetap diselenggarakan dan sampaikan pesan semangat.


Paris Fashion Week, hampir mengalami penundaan akibat terjadinya krisis Rusia-Ukraina. Beruntung, gelaran fashion terbesar ini dapat dilangsungkan sesuai dengan schedule yakni pada Senin, 28 Februari 2022 dan berakhir pada Selasa, 8 Maret 2022. Peragaan busana yang dihadiri oleh sejumlah selebriti dan artis papan atas ini turut ambil andil dalam memberikan kontribusi berupa dukungan dan semangat terhadap Ukraina.

Pada Balenciaga Fall/Winter 2022/2023 Direktur Kreatif Balenciaga, Demna Gvasalia, mengatakan bahwa dirinya pernah mengalami luka yang sama pada saat dirinya berusia 10 tahun. Saat itu Demna dan ibunya harus mengungsi dari Georgia akibat terjadi perang pada 2013. Meski berat hati, hal tersebut membuat dirinya terus maju dan tidak menyerah demi terselenggaranya acara tersebut atas nama hati nurani dan kemanusiaan.

Ketika Rusia menginvasi Ukraina pada Kamis, 24 Februari 2022 lalu, Milan Fashion Week saat itu sedang berlangsung. Acara tersebut tetap berlangsung meski dalam suasana hati yang tidak tenang. Suasana yang sama pun masih dirasakan saat berlangsungnya Paris Fashion Week. Maka konsep yang ditampilkan dalam peragaan busana tersebut menggambarkan perubahan iklim dikarenakan pemanasan global.

Aquarium melingkar dengan badai salju buatan dan terpaan angin menemani para model berjalan dengan berbagai dari yang bervolume, ketat, hingga berat, para model tetap berjalan tanpa gentar menerjang badai tersebut. Sorotan lampu dan angin serta busana menjuntai yang dikenakan para model seolah menambah kesan dramatis.

Pertunjukan fashion tersebut dipersembahkan sebagai bentuk simpati dan penghormatan terhadap krisis yang sedang terjadi saat ini serta membawa pesan dan semangat agar tidak menyerah, karena peperangan pasti akan segera berlalu.