Belajar Mencintai Diri Lewat Buku Mind Platter ‘Bejana Pikiran’ Najwa Zebian

Relationship16 August 2021

By Rambu Moara

Belajar Mencintai Diri Lewat Buku Mind Platter ‘Bejana Pikiran’ Najwa Zebian

Mind Platter bukanlah buku yang berisi cerita dengan plot menarik, melainkan gagasan penulis tentang pentingnya mengenali dan mencintai diri sendiri.


Self-love didefinisikan sebagai rasa cinta pada diri sendiri termasuk dalam artian menerima kekurangan dan kelebihannya. Di beberapa sumber juga dijelaskan bahwa Self-love menjadi hal penting sebagaimana dikonseptualisasikan sebagai bentuk kebutuhan dasar manusia.

Banyak cara untuk mengetahui lebih dalam mengenai self-love selain mencari informasi di Internet atau misalnya dengan membaca buku. Salah satu buku yang akan HighEnd rekomendasikan kali ini adalah Mind Platter karya Najwa Zebian.


“At the end of the day, no one will walk your journey for you. You have to do that. At the end of the day, no one will dream for you. You have to do that.”

Melalui sinopsisnya saja, dapat dikatakan Zebian sudah memberi gambaran tentang mind control dan self-love. Buku ini mencoba menekankan pentingnya mengenali, mengontrol pemikiran dan mencintai diri sendiri. Menurut penulis, kebahagiaan ditentukan dari bagaimana seseorang mampu mengontrol arah pandangannya terhadap satu hal.

Tidak hanya itu, melalui setiap prosa di buku ini, Anda akan diajak untuk menyelami isi hati dan pikiran, merenungkan setiap hal yang menyakitkan, dan memberikan nasihat penting tentang cara menyikapi hal tersebut. Ini menjadi buku yang tepat ketika Anda merasa suntuk dengan keadaan dan membutuhkan suntikkan semangat melalui sebuah buku.

Salah satu bagian dalam bukunya yang memiliki makna mendalam yaitu pada sebuah prosa yang berjudul ‘Rest Your Heart’

“Your heart is precious, so take care of it. It may be able to forgive unconditionally, but don’t exhaust it by surrounding yourself with those who constantly do you wrong”

Maksud dari gagasannya adalah bahwa setiap orang memiliki perasaan yang mudah rapuh jika selalu dikelilingi oleh orang-orang yang salah. Itulah yang menjadi poin penting menurut Najwa untuk tetap memperhatikan dan menjaga perasaan yakni dengan tidak berada dalam lingkungan yang tidak mendukung.

Tidak hanya itu, masih banyak isi prosa lainnya yang relateable dengan kehidupan setiap orang. Pada akhirnya, Anda tidak perlu membaca buku ini dengan segera. Anda dapat dengan santai menyelesaikan buku ini sambil benar-benar memahami makna dari setiap gagasan penulis. Dengan begitu, setiap pesan yang ingin disampaikan penulis dapat Anda pahami dengan baik.

Teruslah membaca buku ini ketika Anda membutuhkan semangat untuk diri sendiri. Jika Anda ingin mendengar lebih banyak dari Najwa Zebian, jangan lupa kunjungi profilenya di Instagram!