Aussie Beef dan Victoria Angkat Keistimewaan Potongan Sapi Australia dalam Cita Rasa Indonesia
Hanna Christi Dwimei
04 November 2026

Bersama 3 chef Aussie Beef Mates, Aussie Beef dan Pemerintah Victoria kenalkan berbagai potongan daging sapi Australia dengan sajian khas nusantara yang tiada tara.


Aussie Beef bersama dengan Pemerintah Victoria, Australia, telah menyelenggarakan acara Dining with Aussie Beef Mates Stars: Celebrating the Premium Quality of Victorian Beef yang diselenggarakan di Cork&Screw Country Club, Senayan, Jakarta. Dalam kesempatan ini, keduanya berusaha mempresentasikan bagaimana potongan daging sapi Australia, khususnya secondary cuts dapat diolah menjadi berbagai hidangan yang memanjakan lidah. Untuk menyajikan berbagai hidangan tersebut, 3 chef turut hadir memeriahkan acara ini, di antaranya Fernando Sindu, Freddie Salim, serta Edi Pancamala.

Dengan momentum ini, ketiga chef tersebut menyajikan berbagai hidangan yang telah dikreasikan, sehingga menghasilkan cita rasa baru dan unik yang sesuai dengan selera orang Indonesia. Melalui kesempatan ini, Chef Fernando Sindu menyajikan Grilled Batak Skirt Steak, yang memadukan skirt steak Sher Wagyu MB9+ dengan sambal andaliman serta salad lokio acar. Perpaduan tersebut menghasilkan daging yang lembut dengan cita rasa pedas dari sambal andaliman yang memberi getaran baru di lidah.

Aussie Beef dan Victoria

Tidak hanya itu, Chef Fernando turut menyajikan Slow-Cooked Beef and Porcini Risotto yang menggunakan oyster blade Wanderer MB3+, jamur, serta saus kaldu daging sapi. Dalam sajian tersebut, Chef Fernando memanjakan lidah pengunjung dengan potongan daging sapi yang sangat lembut, sehingga tidak membutuhkan usaha lebih untuk menikmatinya.

Aussie Beef dan Victoria

Masih membawa nuansa khas nusantara, Chef Freddie Salim menghidangkan Beef Garang Asam yang menggunakan potongan oyster blade. Pada menu ini, Chef Freddie berhasil membawa nuansa hangat bagi para pengunjung dengan menyajikan kuah aromatik menyegarkan dan rasa asam dari belimbing wuluh juga asam jawa. Beef Garang Asam ini berhasil memadukan cita rasa unik khas Indonesia dengan daging sapi lembut serta lumer.

Aussie Beef dan Victoria

Tidak ketinggalan, Chef Edi Pancamala turut menyajikan hidangan yang tiada tara. Menggunakan daging sapi bagian bahu, Chef Edi menghadirkan Chuck Roast Sambal Luat yang mengeksplorasi potongan daging yang lembut dengan sambal luat yang pedas serta beraroma wangi khas kemangi.

Aussie Beef dan Victoria

Dengan berbagai menu yang dihidangkan oleh ketiga chef tersebut, diketahui bahwa berbagai potongan daging sapi selain tenderloin dan sirloin dapat menjadi pilihan utama untuk dikreasikan. Andrew Cox selaku General Manages International Markets, Meat & Livestock Australia (MLA) turut menjelaskan bahwa terdapat berbagai bagian sapi yang memberi rasa sama mengejutkannya.

“Daging sapi Australia menawarkan lebih dari sekadar potongan premium yang selama ini dikenal konsumen. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Victoria dan para chef Aussie Beef Mates, kami ingin menunjukkan bagaimana beragam potongan daging sapi lainnya dapat diolah menjadi hidangan istimewa, sekaligus membuka peluang baru bagi industri kuliner di Indonesia,” tuturnya.

Aussie Beef dan Victoria

Tidak hanya itu, melalui momentum ini, Naïla Mazzucco, Commissioner for Victoria to Southeast Asia, Victorian Government Trade & Investment, turut mengungkapkan harapannya untuk dapat mempererat hubungan antara Aussie Beef dan Pemerintah Victoria dengan para pelaku industri kuliner Indonesia.

“Dengan memperkenalkan fleksibilitas berbagai potongan daging sapi, kami dapat membuka peluang baru bagi para eksportir Victoria, sekaligus memperkenalkan lebih banyak cara bagi para chef dan konsumen untuk menikmati daging sapi asal Victoria,” ujarnya.