Apa Itu Batasan atau ‘Boundaries’ yang Sehat dalam Hubungan?
Hamidah Khansa Sabila
14 December 2022

Mendirikan batasan yang sehat penting dilakukan dalam sebuah hubungan. Lantas, bagaimana cara mendirikan batasan tersebut?


Dalam setiap hubungan, baik hubungan kekeluargaan, pertemanan atau dengan pasangan, mendirikan batasan atau boundaries yang sehat adalah hal yang penting. Merujuk pada PsychCentral, adanya batasan dapat membantu mempertahankan identitas dan ruang pribadi. Memiliki dan menghargai batasan yang telah didirikan juga dapat menunjukkan dukungan dan hormat antara kita dan orang yang berhubungan dengan kita.

Namun, perhatikan baik-baik cara membuat batasan tersebut. Jangan membuat atau memaksakan batasan sepihak dalam sebuah hubungan. Jangan memaksakan batasan yang akan merugikan salah satu atau kedua belah pihak. Hal tersebut akan menjadi bumerang nantinya.

Lantas, bagaimana cara mendirikan batasan yang sehat? Dilansir dari PsychCentral, berikut adalah beberapa cara yang dapat diikuti agar hubungan menjadi sehat.

Komunikasikan Perasaan

Dalam setiap hubungan, komunikasi adalah kunci menuju hubungan yang baik dan bertahan lama. Komunikasikan tiap emosi yang dirasa, baik emosi tersebut emosi baik, terlebih emosi yang buruk. Sebuah hubungan harus membuat anda merasa nyaman, bukan sebaliknya.

Mempertahankan Ruang Pribadi

Ada waktu-waktu dimana kita ingin sendiri. Dalam sebuah hubungan, tidak apa untuk meminta waktu dan ruang untuk diri sendiri. Komunikasikan alasan dengan baik, maka rekan kita akan mengerti.

Dirikan Batasan di Awal Hubungan

Dalam tiap hubungan, terlebih hubungan romantis, ada baiknya membangun batasan di awal hubungan tersebut. Adanya batasan akan membuat kedua belah pihak merasa nyaman dan memiliki hubungan yang sehat. Terlebih itu, mendirikan batasan di awal hubungan akan lebih mudah untuk kedua pihak.