Be part of the in-crowd to get the latest
luxury and lifestyle news delivered to your inbox.

5 Drama Korea yang Bercerita Mengenai Isu Mental Health dan Trauma

Art & Culture16 October 2021

By Novita Angelina

5 Drama Korea yang Bercerita Mengenai Isu Mental Health dan Trauma

Belakangan ini semakin banyak drama Korea yang mengangkat mengenai isu kesehatan mental dan memasukkannya ke dalam cerita kehidupan sehari-hari para karakternya.


Hari Kesehatan Mental Dunia yang diperingati setiap tanggal 10 Oktober mencoba mengingatkan kita pentingnya menjaga kesehatan mental, walau terkadang sering diabaikan. Saat ini banyak sarana untuk meningkatkan kesadaran seseorang untuk merawat atau lebih peduli dengan isu kesehatan mental. Saat ini kami sajikan beberapa drama Korea yang mengangkat isu mental health dalam plot dan karakter di dalam drama tersebut.

It's Okay To Not Be Okay

Drama ini bercerita mengenai seorang penulis buku anak-anak yang bernama Ko Moon Young (Seo Ye-ji). Meskipun terbilang sukses, namun ternyata masa kecilnya dipenuhi oleh kejadian traumatis yang membuat ia tidak bahagia. Ia bahkan tumbuh menjadi seseorang yang anti sosial dan sering menunjukkan sikap kasar, arogan. Pada suatu ketika ia bertemu dengan pegawai Rumah Sakit Jiwa OK yang bernama Moon Gang Tae (Kim Seo-hyun) yang juga harus merawat kakaknya yang menderita gangguan mental.

Hometown Cha-Cha-Cha

Di balik kisah yang lucu, romantis dan hangat antara Du Sik (Kim Seon-ho) and Hye Jin (Shin Min-ah), serial drama Hometown Cha-Cha-Cha juga mengangkat isu kesehatan mental yang dialami oleh Dusik. Kebanyakan orang di Gongjin tidak mengetahui latar belakang Dusik dan masalah yang sedang dideritanya. Ia dikenal sebagai pria yang suka membantu dan ceria, tanpa ada yang menyadari bahwa dia menderita beberapa masalah kesehatan mental, akibat beberapa kejadian di masa lalu yang menimpanya, termasuk karena kehilangan orang terdekat.

Kill Me, Heal Me

Cha Do Hyun (Ji Sung) merupakan sosok yang dikenal sebagai pribadi yang baik hati yang suka menolong sesama dan memiliki kehidupan yang sempurna. Namun di balik semuanya itu, ia harus berjuang menghadapi gangguan kesehatan mental, yaitu gangguan gangguan identitas disosiatif akibat trauma yang dialaminya semasa kecil. Oh Ri Jin (Hwang Jung-Eum) merupakan sosok yang akan membantu Do Hyun dalam mengatasi masalah mentalnya itu.

Chocolate

Chocolate berkisah tentang Lee Kang (Yoon Kye-sang), yang ditekan untuk menjadi ahli bedah saraf oleh keluarganya, dan Moon Cha-yeong (Ha Ji-won), yang menjadi juru masak karena interaksi masa kecilnya dengan mantan. Cha-yeong menderita depresi dan mendapat serangan panik parah karena PTSD semenjak ditinggalkan oleh ibunya di sebuah department store, yang kemudian runtuh. Ingatan itu muncul kembali setelah dia berpapasan dengan Lee Kang lagi. Dia akhirnya menemukan cara untuk berdamai dengan pengalaman traumatis nya itu dengan dukungan Lee Kang, serta pembuatan cokelat yang menjadi salah satu terapi baginya.

It’s Okay, That’s Love (2014)

Jang Jae-yeol (Jo In-sung) merupakan seorang penulis novel misteri populer dan DJ radio yang menderita skizofrenia. Dia dianiaya oleh ayahnya ketika dia masih muda. Ketika ibunya secara tidak sengaja membunuh ayahnya, dia memberikan kesaksian palsu bahwa itu adalah perbuatan saudaranya. Hal ini menyebabkan dia merasa sangat bersalah yang berkembang menjadi gangguan obsesif-kompulsif. Ia kemudian bertemu dengan Ji Hae-soo (Gong Hyo-jin) yang merupakan seorang psikiater yang menderita genofobia karena perselingkuhan ibunya. Traumanya menyebabkan dia memiliki ketakutan irasional terhadap seks.