4 FIlm Ini TWICE Parodikan Dalam MV ‘What Is Love?’
Rambu Moara
05 November 2021

Selain lagu yang ceria, MV ‘What is Love?’ mengusung konsep menarik dengan memparodikan beberapa film terkenal.


Meski sudah lewat 3 tahun sejak dirilis, lagu TWICE berjudul ‘What is Love?’ masih menjadi lagu favorit semua orang. Ini terbukti dari kembali viralnya tren danceWhat is Love’ di TikTok. Lagu ini bahkan menduduki posisi kedua di iTunes di beberapa negara seperti Qatar dan Brazil, dan Asia selama beberapa waktu.

Dibalik nada yang ceria dan easy-listening, MVWhat is Love’ mengusung konsep menarik dengan memparodikan adegan ikonik dari 8 film terkenal seperti La Boum, Romeo & Juliet, Pulp Fiction, Princess Diaries, La La Land, The Ghost, Love Letter, dan Leon: The Professional. Kali ini, HighEnd akan membahas 4 dari 8 film menarik diantaranya.

1. La La Land 2016


Berhasil meraih 112 kemenangan dari 265 nominasi penghargaan menjadikan La La Land berada dalam jajaran film terpopuler di tahun 2016. Adegan ikonik yaitu tarian dengan musik jazz kontemporer Mia dan Sebastian diperankan oleh Momo, penari utama TWICE bersama Tzuyu.

2. La Boum (The Party) 1980


Berasal dari ungkapan populer bahasa Perancis, La Boum berarti pesta. Film La Boum sendiri merupakan film komedi romantis yang diperankan oleh Alexandre Sterling dan Sophie Marceau. Adegan ikonik film ini adalah ketika Mathieu memasangkan headphone ke telinga Vic di tengah pesta. Dalam MV TWICE, adegan ini diperankan oleh Mina dan Dahyun.

3. The Ghost 1990

Adegan Sana dan Jeongyeon membuat gerabah adalah bentuk reka ulang adegan ikonik dari film The Ghost yang diperankan oleh Demi Moore dan Patrick Swayze. Film ini menceritakan kisah Sam Wheat yang terbunuh karena perampokkan namun meski sudah meninggal, dia tetap mencintai Molly Jensen dan menjaganya.

4. Love Letter 1995


Film bergenre romantis dari Jepang, Love Letter, diperankan oleh Jihyo dan Jeongyeon muncul sebanyak 2 kali dalam MVWhat is Love?’. Adegan pertama ketika Jihyo dan Jeongyeon berada di perpustakaan, dan adegan kedua ketika Jihyo berteriak di tengah salju. Kedua adegan tersebut merupakan adegan ikonik dari film tersebut.