Bisa jadi ide outfit musim dingin, Lisa BLACKPINK tampil modis mengenakan jaket koleksi ski Jaquemus x Nike di pegunungan bersalju.
Lisa BLACKPINK dikenal akan gayanya yang selalu modis, baik di atas panggung maupun di momen-momen kasualnya. Kali ini, ia mengubah pegunungan bersalju seolah seperti set untuk sebuah panggung peragaan mode.
Sang musisi membagikan serangkaian fotonya di pegunungan salju dengan sebuah papan salju di tangannya. Sambil berpose, ia mengenakan jaket Gore-Tex dari koleksi ski Jacquemus x Nike.

Diperkenalkan pada November 2025, koleksi ski Jacquemus x Nike menjadikan busana musim dingin sebagai sesuatu yang sinematik. Kampanye ini berganti-ganti antara dua suasana: kehangatan sebuah chalet retro dan kilauan tajam eksterior pegunungan Alpen. Di dalamnya, panel kayu, karpet bergaya kelas atas, dan palet warna hitam-hitam yang tegas menciptakan suasana yang seolah-olah diambil dari film tahun 90-an. Di luar, salju dan cahaya mempertajam setiap garis, memungkinkan pakaian menonjol di tengah lanskap.

Pakaian-pakaian ini memiliki kontras yang presisi. Jumpsuit yang pas di badan membentuk garis tubuh yang bersih dan aerodinamis. Parka hadir dengan bahu yang besar, langsung mengingatkan pada Jacquemus, cukup grafis untuk gaya jalanan, dan cukup teknis untuk gunung. Kacamata pelindung berada di antara perlindungan dan anonimitas, berguna di lereng salju dan sama efektifnya untuk menghindari kilatan cahaya. Tidak hanya itu, ada juga sepatu bot berbulu yang memberikan kesan teatrikal.

Penampilan Lisa dalam koleksi ini mempertegas gagasan tersebut. Pada dirinya, jaket Gore-Tex tidak terlihat seperti perlengkapan, melainkan lebih seperti pernyataan: teknis, terkendali, dan percaya diri secara kasual. Ini merupakan pengingat bahwa dunia Jacquemus selalu bekerja dengan cara mengubah konteks: ladang, stadion, catwalk, dan kini lereng ski semua menjadi setting yang mungkin ketika dilihat melalui lensa yang tepat.
Yang membuat kolaborasi ini berhasil adalah keseimbangan antara elemen-elemennya. Nike menyumbangkan keahlian teknik, bahan kinerja tinggi, perlindungan Gore-Tex, dan konstruksi yang siap untuk musim dingin. Jacquemus menambahkan gaya, skala, dan proporsi yang mengubah fungsi menjadi citra. Hasilnya tidak terjebak dalam desain perlengkapan gunung yang konvensional. Lisa menjadikan gunung sebagai lokasi syuting, bukan tujuan, dan musim dingin sebagai latar belakang untuk karakter, bukan olahraga.
Photo source Instagram lalalalisa_m





