Share
Hari Bumi 2020: 7 Kebiasaan yang Menunjukkan Anda Mencintai Bumi
Larasati Oetomo
22 April 2020

Tepat hari ini (22/04), dunia merayakan Hari Bumi ke-50 sejak dicetuskan pada tahun 1970.


Menunjukkan cinta kita akan satu-satunya planet tempat kita tinggal tidak mesti dilakukan dengan aksi heroik. Anda dapat merawat keberlanjutan dari si Planet Biru dengan mengubah beberapa kebiasaan sederhana saja. Berikut 7 cara menyayangi bumi yang amat mudah dan dapat dimulai dari anggota keluarga di rumah.

Menghidupkan kebun di rumah

Apabila Anda kebetulan memiliki lahan kosong di rumah, cobalah untuk menghidupkan kembali lahan tersebut dengan menyulapnya menjadi kebun yang indah. Anda dapat menanam berbagai bunga atau tanaman yang dapat dimakan sebagai aktivitas keluarga terutama anak-anak untuk menanamkan rasa cinta kepada lingkungan hidup. Selain asri, kebun di rumah juga merupakan habitat dari serangga yang hidupnya mulai terancam seperti lebah, kupu-kupu, dan capung. Bahkan apabila Anda tinggal di apartemen atau lahan yang kecil, terdapat beberapa metode berkebun modern yang dapat Anda pelajari di internet.

Memilah sampah

Pastikan bahwa Anda selalu memiliki kantung terpisah untuk berbagai jenis sampah di rumah. Pisahkan sampah plastik, organik, beracun, dan nonorganik. Pastikan juga sampah tersebut dibuang dan didistribusikan secara terpisah dan tepat sasaran agar tidak berakhir menjadi polutan. Beberapa organisasi pemerintah maupun swasta telah memiliki program manajemen sampah seperti Bank Sampah yang dapat membantu Anda memastikan bahwa sampah Anda berakhir di tempat yang tepat.

Kurangi konsumsi plastik

Hampir seluruh organisasi dunia telah menyuarakan pesan untuk mengurangi konsumsi plastik sekali pakai, misalnya dengan membawa botol minum sendiri, tas belanja kain, dan lain sebagainya. Selain memanfaatkan bahan alternatif, Anda juga dapat menyumbangkan sampah plastik Anda ke pengepul terpercaya untuk didaur ulang. Biasakan juga untuk meremukkan sampah plastik berupa botol untuk mengurangi volume sampah.

Hemat penggunaan air

Menghemat konsumsi air di rumah sebetulnya cukup mudah, hanya saja tak banyak yang mengetahui triknya. Kurangi penggunaan alat rumah tangga elektronik yang amat boros air seperti mesin pencuci piring. Mandilah dengan shower dengan volume kucuran sedang dibandingkan berendam di bath tub, serta matikan keran air dengan rapat tanpa meninggalkannya menyala barang sedetik pun, terutama ketika Anda tengah menyikat gigi. Selain itu, cobalah untuk selalu menggunakan wadah penakar untuk beberapa aktivitas seperti memasak dan berkumur untuk menghindari penggunaan air yang berlebihan.

Kurangi konsumsi daging dan minyak kelapa sawit

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, mencari atau membuat makanan yang sepenuhnya vegan memang cukup sulit. Alternatif yang dapat Anda lakukan adalah dengan memasak sendiri sehingga Anda dapat mengurangi konsumsi daging dan minyak kelapa sawit yang tidak ramah lingkungan tanpa takut kekurangan nutrisi. Kebiasaan ini dapat Anda kenalkan sebagai selingan bagi anggota keluarga apabila Anda belum siap menerapkan diet bebas daging sepanjang hidup.

Daur ulang kreatif

Kebanyakan dari kita pasti memiliki barang-barang usang dan tak terpakai di rumah. Daripada dibiarkan teronggok, Anda dapat mengalihfungsikan barang-barang rumah tangga yang tak lagi terpakai, misalnya memanfaatkan kendi air kuno milik nenek sebagai vas bunga. Jadikan proses daur ulang omo sebagai aktivitas kreatif bersama anak.

Mengasuh hewan dari penangkaran/jalanan

Memiliki hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat melatih Anda untuk menghargai makhluk hidup di bumi selain manusia dan mengajarkan nilai tersebut kepada buah hati. Kucing atau anjing ras yang eksotis memang selalu tampak menggoda, namun ada banyak sekali kucing atau anjing liar yang tidak memiliki rumah atau kurang mendapatkan pengasuhan di penangkaran. Mengasuh mereka merupakan sebuah kebesaran hati sebab Anda memercayai bahwa setiap makhluk berhak untuk dicintai.

Foto PIXABAY