Olivier Polge menghadirkan perpaduan fruity, floral, dan woody yang memberikan karakter baru pada aroma ikonik Coco Mademoiselle.
Setelah lebih dari dua dekade menjadi salah satu wewangian ikonik Chanel, Coco Mademoiselle kembali hadir melalui interpretasi terbarunya, Coco Mademoiselle Crush Absolu. Diluncurkan pada 2026, parfum ini menjadi kreasi terbaru dalam lini Coco Mademoiselle dan dirancang oleh Olivier Polge, Perfumer Creator In-House Chanel.
Nama Coco Mademoiselle sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2001 melalui kreasi Jacques Polge, ayah Olivier Polge yang telah menjadi perfumer Chanel sejak 1978. Kini, 25 tahun setelah peluncuran pertamanya, Olivier menghadirkan interpretasi baru yang tetap mempertahankan salah satu karakter khas Coco Mademoiselle—patchouli—sekaligus memberikan arah aroma yang lebih intens dan trendi.

Alih-alih menggantikan Coco Mademoiselle Eau de Parfum yang telah dikenal sebelumnya, Crush Absolu hadir sebagai babak baru dalam lini tersebut. Jika versi original dikenal melalui perpaduan citrus, floral, patchouli, dan vetiver, Crush Absolu membawa karakter tersebut ke arah yang lebih fruity dan woody-ambery. Chanel menggambarkannya sebagai komposisi fruity, floral, dan woody-ambery dengan intensitas yang lebih magnetis.
Karakter Crush Absolu dapat dirasakan secara bertahap setelah parfum disemprotkan. Aroma pembukanya menghadirkan perpaduan lychee dan grapefruit yang memberikan kesan segar dan fruity sejak awal. Aroma buah tersebut kemudian bertransisi menuju bagian tengah yang didominasi oleh rose dan jasmine, menciptakan kesan floral yang lebih lembut dan feminin.
Ketika aroma mulai berkembang, patchouli menjadi salah satu karakter yang paling menonjol. Sebagai ciri khas Coco Mademoiselle, patchouli dalam Crush Absolu diperkaya dengan sentuhan amber, kemudian dipadukan dengan vanilla dan vetiver untuk menghasilkan aroma dasar yang lebih hangat, dalam, dan sensual. Perpaduan tersebut memberikan keseimbangan antara kesegaran buah di awal dan karakter woody-ambery yang lebih intens pada akhirnya.
Komposisi fruity dan floral yang berpadu dengan nuansa amber dan woody membuat Crush Absolu terasa modern tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas Coco Mademoiselle. Aroma lychee dan grapefruit memberikan kesan cerah dan segar, sementara rose dan jasmine menjaga sisi feminin. Di bagian akhir, patchouli, vanilla, dan vetiver memberikan kesan hangat dan lebih mendalam.
Karakter seperti ini membuat Crush Absolu cocok untuk kamu yang menyukai parfum dengan pembukaan yang segar tetapi tetap meninggalkan dry down yang hangat dan intens. Perpaduan fruity-floral-nya juga memberikan nuansa ringan dan cerah yang dapat melengkapi suasana musim semi.
Tidak hanya aromanya yang mengalami perubahan, tampilan Crush Absolu juga membawa interpretasi baru dari identitas visual Coco Mademoiselle. Bentuk botolnya tetap mempertahankan siluet khas Coco Mademoiselle, tetapi hadir dengan warna cairan yang lebih intens serta tulisan Crush Absolu dalam bingkai emas yang menghiasi bagian kaca botol.

Perubahan tersebut memberikan kesan yang lebih misterius dan sensual dibandingkan tampilan khas Coco Mademoiselle sebelumnya. Warna parfum yang lebih dalam berpadu dengan detail hitam dan emas sehingga memberikan kesan elegan sekaligus lebih berani. Dengan begitu, botolnya tidak hanya berfungsi sebagai wadah parfum, tetapi juga memperkuat karakter baru yang ingin ditampilkan melalui Crush Absolu.
Coco Mademoiselle Crush Absolu kini telah tersedia melalui butik Chanel dan kanal penjualan resminya. Di situs Chanel Indonesia, produk ini saat ini tersedia dalam ukuran 50 ml dan 100 ml.





