Be part of the in-crowd to get the latest
luxury and lifestyle news delivered to your inbox.

Kenali 3 Jenis Diet Ini untuk Dapatkan Bentuk Tubuh yang Ideal

Wellness11 November 2021

By Clara Enocensia

Kenali 3 Jenis Diet Ini untuk Dapatkan Bentuk Tubuh yang Ideal

Seiring berkembangnya jaman kini banyak bermunculan jenis-jenis diet yang mudah untuk dilakukan serta cocok bagi kesehatan dan metabolisme tubuh Anda.


Banyak dari kita yang menginginkan bentuk tubuh yang ideal serta pola hidup yang sehat. Hal ini bisa didapatkan dengan melakukan diet, yang berarti mengatur asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga Anda tidak mengonsumsi makanan secara berlebihan. Namun setiap orang memiliki jenis diet berbeda yang cocok dan sehat bagi tubuh mereka. Berikut adalah metode-metode diet yang mudah diaplikasikan dan mampu menurunkan berat badan tanpa Anda harus merasa kesulitan dan kelaparan.

Diet Mediterania

Diet Mediterania adalah jenis diet yang terinspirasi dari pola makan masyarakat Eropa Selatan. Diet Mediterania berfokus pada konsumsi buah-buahan, sayur-mayur, biji-bijian, produk gandum utuh, ikan, ayam, keju, yogurt, dan minyak zaitun. Jenis diet ini membantu menurunkan berat badan dan risiko terkena penyakit. Namun, penderita diabetes perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum menjalani diet Mediterania.

Diet Paleo

Metode ini mengadaptasi kebiasaan makan orang-orang purba pada masa Paleolitikum dengan tujuan mengembalikan pola makan zaman dahulu, di mana makanan yang dikonsumsi yang berasal dari hasil berburu. Umumnya, jenis makanan diet ini mencakup daging tanpa lemak, ikan, buah-buahan, sayuran, serta biji-bijian dari bunga.

Sedangkan makanan yang tidak dianjurkan berupa hasil pertanian, yaitu susu dan produk olahannya, seperti polong-polongan serta biji-bijian dari rerumputan.
Munculnya diet paleo berdasar pada teori ketidakcocokan pola makan modern dari produk makanan pertanian. Praktik pertanian dinilai merubah diet manusia yang dianggap berkontribusi terhadap risiko obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung.

Intermittent fasting

Konsep diet ini berpusat pada siklus antara berpuasa dan makan. Diet ini tidak melarang mengonsumsi makan tertentu dan lebih ke mengontrol jam makan. Anda dapat mengonsumi makanan selama delapan jam dan 16 jam sisanya, setelah itu Anda akan berpuasa dan tidak boleh mengonsumsi makanan ataupun minuman yang berkalori. Diet ini dinilai sangat efektif dalam menurunkan berat badan asalkan Anda tidak melewati deficit kalori harian selama waktu makan.