Wiranti Kurnia Bride Hadir dalam Setiap Perjalanan Personal Pengantin
Mengedepankan karakteristik tiap bride, Wiranti Kurnia ciptakan kebaya serta gaun pengantin yang lekatkan kenangan di dalamnya.
Wiranti Kurnia (WK) telah hadir di industri bridal sejak beberapa tahun lalu. Dalam perjalanannya yang terus dituntut untuk berkembang dan menyajikan hal baru, WK selalu kembali pada esensi yang paling personal, yakni perempuan itu sendiri. Dengan membawa nilai feminin, timeless, dan detail-oriented, WK berusaha menciptakan kebaya dan gaun pengantin yang merepresentasikan karakter dari bride itu sendiri.
"Buat saya, yang paling penting bukan bagaimana semua orang terlihat seperti desain Wiranti Kurnia yang sama. Justru sebaliknya, bagaimana desain tersebut bisa mengeluarkan versi terbaik dari setiap bride," ujar Wiranti Kurnia, Creative Director Wiranti Kurnia Bride.
Oleh karena itu, WK tentu memiliki pendekatan tersendiri dalam menerjemahkan warisan kebaya, meskipun WK tetap menghormati pakem dan identitas kebaya. Dengan kekhasan pendekatan yang dimiliki, WK memberikan interpretasi yang lebih fresh melalui cutting, permainan material, dan embroidery yang subtle dan refined.
"Bagi saya kebaya adalah salah satu bentuk fashion Indonesia yang luar biasa kaya. Siluetnya bisa sangat sederhana, tapi cara kebaya itu membentuk tubuh dan membawa karakter seseorang itu sangat beautiful. Ini bukan hanya tentang membuat pakaian, tapi tentang menjaga heritage sambil memberikan interpretasi baru," jelasnya.
Konsistensi WK dalam merancang kebaya yang merepresentasikan karakter personal bride turut terlihat saat dipercaya membuat bridesmaid look untuk pernikahan Syifa Hadju. Para bridesmaid terlihat mempesona dengan karakternya masing-masing.
"Pastinya ada pressure. Tapi yang paling penting adalah tetap kembali kepada karakter orang yang memakai. Setiap client, baik public figure maupun bukan, punya importance yang sama. Karena setiap wedding adalah big moment," tuturnya.
Dalam kesempatan ini, WK turut memberikan pesan untuk mengedepankan kenyamanan dan timelessness, sehingga di hari yang istimewa, brides tetap dapat tampil cantik dengan kenyamanan yang maksimal. Karena untuk menghasilkan foto yang indah, terdapat kenyamanan yang tertanam di dalamnya.
"Jangan terlalu mengikuti tren. Foto wedding akan kita lihat lagi bukan hanya satu dua tahun, tapi puluhan tahun kemudian. Timelessness jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti trend,” tuturnya.
Dalam melihat pergerakan industri bridal 2026, WK memprediksi pergeseran yang mengarah pada tren individuality. Hal tersebut sesuai dengan nilai yang dibawa oleh WK, yakni tentang mengedepankan identitas yang menggambarkan sisi personal dari penggunanya. Nilai dan konsep itu juga diterapkan pada lini ready-to-wear WK. Melalui konsep ini, ready-to-wear WK membawa extension dari universe WK yang lebih accessible.
"Positioning ready-to-wear adalah elevated feminine wear. Pieces yang tetap memiliki detail dan craftsmanship yang menjadi karakter WK, tapi lebih versatile untuk berbagai occasion," tutup Wiranti.